Mengenal Aperture dan speed priority

Aperture dan Speed priority - Dalam photography .bila ingin mendapatkan hasil yang bagus ada baiknya kita mengetahui dasar-dasarnya. Walaupun sudah ada digital tapi sebaiknya kita juga tau basic photography-nya.

Mayoritas digolongkan menjadi dua bagian besar yaitu Aperture Priority, dimana dalam memotret kita menginginkan efek dari bukaan tertentu sebagai variable yang kain variable. Speed Priority dimana dalam memotret kita menghendaki speed tertentu dalam mengabadikan moment yang lainnya variable.

Mengambil foto semua pemandangan yang semuanya akan ditonjolkan membutuhkan depth of field (DOF) yang besar, sehingga orang dapat men-setting bukaan sekecil mungkin. Begitu pula halnya dengan memotrel model, dimana dikehendaki pengisolasian subject dari lingkungan membutuhkan depth of field yang sekecil mungkin.


Hal-hal yang terkait tentang DOF. DOF adalah daerah tajam di sekitar fokus. Kedalaman medan dipengaruhi oleh besar aperture, panjang fokal dan jarak ke objek.
Aperture, semakin besar aperture (f number makin kecil) maka DOF akan semakin dangkal
Panjang fokal (riil), semakin panjang fokal, DOF semakin dangkal
Jarak ke object, semakin dekat jarak ke objek maka DOF makin dangkal.

Pemilihan DOF
Jika DOF sempit, FG dan BG akan blur. DOF sempit digunakam jika ingin mengisolasi objek dari lingkungan sekitarnya misalnya pada foto portrait.
Jika DOF lebar, FG dan BG tampak lebih tajam. DOF lebar digunakan jika menginginkan hampir semua bagian pada foto nampak tajam, seperti pada foto lanscape atau jurnalistic

Selengkapnya...

Belajar fotografi yuk....

Belajar fotografi - Pada dasarnya sama seperti belajar ilmu-ilmu yang lain , perlu pengetahuan dasar lalu praktek . Porsi praktek harus lebih banyak dibanding porsi untuk mempelajari teori teknisnya . Dan dua-duanya sebaiknya dijalani secara paralel . Baca praktek baca praktek baca praktek baca …

Apa yang harus dipelajari ? Secara garis besar , menurut saya sih cuman dua . Teknis dan Komposisi .

1. Teknis ? adalah memahami kamera dalam cara kerjanya menangkap cahaya untuk direkam. Tidak kamera saja sih , tapi tercakup juga aspek lain dari asesoriesnya , proses pencetakan , editing dll. Intinya hal yang berbau teknis .
Di fotografi , lumayan banyak istilah teknis yang dipakai . Belum lagi setiap vendor memiliki nama-nama yang berbeda untuk sebuah teknologi . Banyak ! tapi jangan terlalu diambil pusing . Belajar memang seperti itu . Lambat laun , setiap istilah akan terkuak maknanya dan kita jadi lebih mengerti . Tetap konsisten belajar ! .Beberapa ilmu teknis diantaranya :
* mengenal kamera , lensa , sensor
* memahami exposure dan 3 elemen pentingnya : aperture , shutter speed , dan ISO / ASA
* memahami WhiteBalance (WB)
* asesories kamera dan fungsinya ( tripod , flash , lens filter dll )
* post editing ( photoshop etc )
* color management
* dll



2. Komposisi ? adalah bagaimana membuat / mengkomposisi sebuah obyek yang akan difoto menjadi menarik untuk dilihat . Banyak faktor yang bisa membuat sebuah foto menjadi menarik diantaranya ketepatan momen , warna , posisi obyek , ekspresi obyek dll . Sebisa mungkin kita mengumpulkan sebanyak mungkin faktor-faktor tersebut ke dalam sebuah foto . Masih bingung tentang komposisi ? mending baca aja langsung tip-tip mengenai komposisi di http://digital-photography-school.com/blog/category/composition-tips/.
Komposisi ini lebih ke cita rasa seni / art. Tidak ada aturan baku semacam user manual etc. Semata-mata tergantung dari rasa sang fotografer. Pesan apa yang akan dia sampaikan , dan apakah pesan itu sampai ke penikmat foto.

Teknis dan Komposisi ! kedua-duanya dibutuhkan untuk menghasilkan foto yang berkualitas . IMHO , pengetahuan akan komposisi lebih penting karena tidak akan pernah habis ide-ide untuk menghasilkan foto yang unik / berkualitas . Lain halnya pengetahuan teknis . Bisa mentog atau habis , bisa didapat dari User Manual atau tutorial yang ada . Penguasaan komposisi tidak mungkin diperoleh kecuali dari latihan jepret terus menerus . Melatih mata untuk melihat momen yang ada , menunggu waktu yang tepat , mem-visualisasi-kan target akhir yang kita inginkan dsb .
Namun pengetahuan teknis juga hendaknya tidak ditinggalkan . Istilahnya kita belajar mobil kita sudah tahu teorinya sehingga ketika berkendaraan sudah pakai feel , tinggal jalan. Begitupun dengan penggunaan kamera . Ketika momen bagus itu datang , jangan sampai hasilnya tdk optimal gara-gara setting kamera yang salah.

Media untuk belajar

Ini era digital bung !! Informasi mudah didapatkan semudah menjetikkan jemari . Go Online dan gali tutorial yang ada . Fotografi itu ilmu yang udah puluhan tahun .. sudah banyak sekali beredar di Internet .

* dari Google : ketikkan keyword “photography tutorial” dan sejenisnya . Atau keyword-keyword spesifik lainnya . It’s all there and FREE ! Yang didapat adalah segudang artikel online bahkan pdf/ebook gratis .
* dari buku : bisa dibaca kapanpun dimanapun . Lebih mobile dibandingkan membawa – bawa laptop . Plus , bisa dwifungsi sebagai bantal ketika mengantuk . Luar atau lokal ? kalau saya sih prefer buku luar negeri . Selain banyak macamnya , isinya lumayan komprehensif dan tidak asal-asalan . Amazon adalah tempat bagus untuk membeli buku fotografi.
* dari majalah ( baca Majalah Fotografi Pilihan )
* dari kursus : belajar kilat dengan bimbingan fotografer yang berpengalaman . Pengalaman memang mahal sih :D . Coba cari info di kota anda setempat , biasanya ada yang menawarkan jasa kursus . Mau kursus online via internet juga bisa semacam BetterPhoto
* dari komunitas : gabung dengan sebuah atau beberapa komunitas fotografi baik offline maupun online . Apa yang lebih baik dari berkumpul dengan orang-orang yang satu minat dan obsesi dengan kita ? . Misal komunitas online : Fotografer.Net , Ayofoto.com dll

Selamat Bergabung !!! Yuk belajar bersama-sama




Selengkapnya...

Duduk Diam Dapat Duit (4D)

Duduk, diam, dapat duit (4-D). Begitulah kalimat yang sering diidentikkan dengan para pelaku bisnis online, entah apa pun bisnis yang dia jalankan.
Hmm…. enak betul ya kalau hanya duduk dan diam kita bisa dapat duit — dalam jumlah banyak lagi! Tapi apakah kenyataannya seperti itu?
Jawabnya : tidak.

Faktanya, slogan 4-D itu sama sekali tidak bisa berlaku. Semua butuh proses, semua butuh pengorbanan, dan semua butuh kesabaran. Dan hasil yang akan Anda dapat sesuai apa yang Anda keluarkan — that’s the golden rule of life. Jadi mau tidak mau kita harus bekerja keras untuk bisa berhasil dalam bisnis online. Apapun tipe bisnis yang kita geluti.



Faktanya adalah bisnis online tidak jauh beda dengan bisnis di dunia nyata : ada banyak hal yang harus Anda lakukan untuk bisa sukses dalam dunia bisnis online.
Jika Anda seorang ads publisher, Anda harus memperhatikan traffik situs Anda, Anda harus memperhatikan click-through iklan Anda, Anda harus memperhatikan demografi visitor situs bisnis Anda, dan sebagainya.

Tidak selalu mudah untuk berbisnis online, walau juga tidak selalu susah. Yang jelas perlu usaha yang cukup keras untuk bisa maju dan sukses, tidak bisa hanya duduk dan diam lalu menunggu uang mengalir ke rekening Anda.

Jika Anda seorang internet marketer, Anda harus memperhatikan sales copy situs Anda, memperhatikan performa list building situs Anda, memperhatikan performa autoresponder-open-rate dari newsletter Anda, dan sebagainya.

Jika Anda seorang paid reviewer, maka Anda harus begini begitu. Jika Anda pemilik jasa web hosting, maka Anda harus begini begitu. Daaaaaaan seterusnya.
Jadi kalau Anda selalu membayangkan bahwa dengan berbisnis online Anda bisa duduk-diam-dapat-duit, sebaiknya Anda berhenti berkhayal sekarang juga,
Jangan malas untuk bekerja, jangan bosan untuk berusaha. Yakinlah bahwa semua yang Anda lakukan akan mendapatkan hasil yang menyenangkan. Semua usaha yang Anda lakukan akan menghasilkan uang yang lebih banyak lagi pada masa panen tiba.

Ingat hukum kehidupan : semua ada harganya. Dan jika Anda mau membayar mahal, maka Anda bisa mendapatkan barang yang bagus. Harga nggak bohong, begitu kalau kata orang.
Bagaimana dengan saya sendiri, kok enak banget sehari-hari cuman kerja dari rumah tapi bisa dapat income besar? Itu kan kayak enggak kerja?
Ups jangan salah. Sekedar info, saat ini saya bisa meraih income dari bisnis online sekitar 10 juta rupiah per bulannya itu semua adalah hasil dari sebuah perjuangan yang tidak mudah.

Saya meluangkan ratusan jam untuk belajar kesana-kemari. Saya mengeluarkan ratusan dollar untuk membeli berbagai buku panduan yang berkualitas tinggi + layanan pembantu online business yang saya butuhkan. Saya bahkan ngutang pakai kartu kredit orang demi membeli layanan + buku panduan tersebut.

Saya meluangkan 3-4 jam sehari untuk berbisnis online sepulang kuliah (sisa setahun lagi). Saya bangun sebelum orang lain bangun, saya tidur setelah orang lain tidur. Apakah itu bukan sebuah perjuangan? Apakah itu bukan sebuah “kerja”?
Tapi walau begitu saya tidak merasa merugi. Income sekitar 10 juta rupiah / bulan dari berbagai bisnis online saya rasa cukup berharga untuk membayar semua kerja keras saya itu.

Sebuah perjuangan yang lumayan melelahkan, tapi hasilnya sangat membahagiakan — setidaknya saya merasa sangat bahagia bisa dapat segitu, walau mungkin kecil nilainya bagi sebagian Anda.

Bisnis online memang secara umum mudah, tapi bukan berarti bisa kita jalankan asal-asalan. Sama seperti bisnis di dunia nyata, Anda perlu meluangkan waktu dan tenaga untuk mendapatkan hasil yang baik. Hasilnya, sekali lagi, sebanding dengan kerja keras Anda.

Berdasar pengalaman saya & client-client saya di uangpanas.com, kalau Anda hanya mau meluangkan waktu 1-2 jam sehari menjalankannya, Anda bisa mendapat untung Rp 100.000 – 300.000 dalam sehari berbisnis online. Tapi kalau Anda meluangkan waktu lebih banyak lagi, misal 4-5 jam sehari untuk berbisnis online, Anda bisa mendapat Rp 500.000-1.000.000 per harinya.

Jadi, sekali lagi, semakin besar usaha Anda, semakin besar pula yang bisa Anda raih
Jadi bagi Anda yang merasa tertarik di bisnis online, bersiaplah untuk bekerja keras juga. No pain == no gain. Jangan mudah menyerah, jangan mudah merasa putus asa. Teruslah berusaha untuk maju. Jalan tidak selalu mudah, tapi untuk mendatangi tujuan Anda, selalu ada jalan.

Nikmati prosesnya, dan nikmatilah hasilnya
(… walau tidak ada cara yang membuat Anda bisa duduk-diam-dapat-duit, tetapi ada cara untuk duduk-sedikit_bekerja-dapat-duit. Saya sudah tahu caranya, dan sudah menerapkannya. Ingin tahu bagaimana caranya? Klik di sini! …)

Berdasarkan pengalaman saudara haryo




Selengkapnya...

jangan mau jadi sarjana nganggur

Cari kerja - Ada sebuah kekhawatiran besar yang saat ini dihadapi sebagian besar mahasiswa menjelang wisuda yakni ketakutan akan menyandang status pengangguran intelektual. Kondisi ini saya tangkap dari obrolan teman-teman mahasiswa tingkat akhir yang tinggal menunggu waktu saja untuk meraih gelar sarjana. Yang merasa khawatir sulit menemukan pekerjaan sebab kompetisi dunia kerja semakin ketat dan keras. Memang tidak bisa digeneralisir, namun saya yakin sebagian besar mahasiswa mengalami kondisi yang serupa terkait makin banyaknya jumlah sarjana yang nasibnya belum beruntung sehingga menyandang sebutan PENGACARA ( pengangguran banyak acara)

Kondisi ini dapat dimengerti sebab jumlah lulusan mahasiswa sarjana dan diploma dari tahun ke tahun semakin banyak. Sementara lapangan kerja yang tersedia jumlahnya tak sebanyak job seeker . Alih-alih mendapat pekerjaan para sarjana masih banyak yang menganggur. Data yang dilansir Ditjen Depdiknas tahun 2008 menyebutkan jumlah angka pengangguran lulusan perguruan tinggi mencapai 2 juta lebih. Angka yang cukup fantastis tersebut terdiri 1.224.520 bergelar sarjana dan pengangguran tingkat diploma mencapai 882.550. Data dari Ditjen Depdiknas bahkan menyebutkan angka pengangguran sarjana menunjukkan kecenderungan terus naik.



Tak Punya skill

Banyaknya pengangguran intelektual merupakan cerminan buruknya sistem pendididkan tanah air. Lihat saja jumlah pengangguran diploma yang jumlahnya tidak terlampau jauh dibanding sarjana. Padahal program diploma dirancang untuk menekankan pada ilmu praktik bukan teori. Namun pada kenyataannya tetap saja masih banyak yang tidak bisa mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya di bangku kuliah dengan terbukti tidak bisa diterima di dunia kerja. Hal itu jelas sangat ironis dan menjadi bukti bahwa terjadi kesenjangan antara ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dengan permintaan dunia kerja.

Anehnya disisi lain terungkap fakta yang membelalakkan mata banyak pihak yakni banyak pula perusahaan yang kesulitan mendapatkan karyawan di beberapa posisi tertentu. Seperi dikatakan SEO Mizan group, Haidar Bagir, yang merasa kesulitan mendapatkan orang yang bakal ditempatkan di beberapa posisi tertentu di perusahaannya.

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Erman Suparno juga menyebut banyaknya lulusan dunia pendididkan hingga tidak terserap dunia kerja semata-mata bukan karena masalah minimnya jumlah lapangan pekerjaan. Tetapi didasarkan pada minimnya kompetisi job seekers yang masih di bawah standar sehingga tidak memenuhi kualifikasi lapangan kerja. Terbukti dari penyelenggaraan bursa kerja disebutkan hanya sekitar 25% yang mampu terisi para pencari kerja. Selebihnya lulusan Perguruan Tinggi tidak diterima dunia kerja karena alasan minimnya keahlian yang dimiliki pelamar kerja.
Kondisi ini jelas bikin miris dan ironis mengingat di saat banyaknya pengangguran yang berjuang keras mencari pekerjaan, ternyata tak sedikit perusahaan yang kebingungan akibat kesulitan mendapatkan staf perusahaan yang sesuai dengan kualifikasi perusahaan. Akibatnya sarjana pencari kerja tetap berstatus pengangguran sementara jumlah jabatan tertentu yang lowong tidak terisi. Berpatokan itu, jelas terjadi ketidaksingkronan antara dunia pendidikan perguruan tinggi dengan kebutuhan dunia kerja. Karena idealnya antara bekal yang diperoleh sarjana pencari kerja terkoneksi dan teroganisir dengan keinginan pasar industri sehingga setelah wisuda dapat langsung mengaplikasikan ilmu yang didapatkannya di dunia kerja.
Tidak singkrongnya ilmu yang didapat dengan tuntutan lapangan kerja memang menjadi kambing hitam atas membludaknya jumlah pengangguran terdidik. Namun, tidak bijak, jika hanya menyalahkan kampus sebagai kawah candradimuka untuk menghasilkan lulusan terdidik berkompeten karena bisa saja letak sumber permasalahan pokok ada pada sarjana itu sendiri.

Mengingat sudah menjadi rahasia umum jika sebagian besar mahasiswa tertanam konsep bahwa tujuannya kuliah adalah memperoleh IPK tinggi dan menguasai beragam teori yang diajarkan di bangku kuliah. Yang itu disebut sebagai penguasaan Hard-skill . Pada kenyataannya, dunia kerja menginginkan lulusan yang memiliki soft skill mumpuni. Misalnya percaya diri, bertanggung jawab, periang, pandai berkomunikasi dan pandai bekerja sama. Pengabaian penguasaan soft skill dan fokus pada hard skill membuat alumni perguruan tinggi tidak bisa memenuhi keinginan dunia kerja.

Tak ada jalan lain selain mengubah mindset alam bawah sadar setiap pencari kerja untuk tidak lagi pasif menunggu panggilan, melainkan lebih baik kalau mampu menciptakan lapangan kerja sendiri. Sementara itu, mahasiswa yang masih kuliah mesti mempersiapkan dirinya untuk mampu mengembangkan soft skill dan tak berkutat hanya kuliah saja. Hal itu supaya ketika kompetisi memperebutkan pekerjaan semakin berat, sarjana mampu mengantisipasi lebih dini dan berputar haluan menjadi wirausahawan jika dunia kerja menolak.



Selengkapnya...

link belajar fotografi online


Belajar fotografi - Setelah diskusi dengan salah seorang teman dan browsing di internet
Saya menemukan link menarik buat yang mau belajar fotografi melalui internet.

Web ini memberikan ‘tips’ dan petunjuk ‘bagaimana-cara’ yang cukup menarik dan mencakup banyak hal yang sering ditanyakan dalam forum fotografer.net.

Digital Photography School

didalamnya terdapat beberapa artikel menarik mengenai:
• Fotografi Hitam Putih Digital
• Fotografi Perjalanan
• Portrait dan Fotografi Pernikahan
• Essay Foto dan Konsep Foto
Buat fotografer yang masih merasa newbie, atau mengaku pemula dan perlu pencerahan ngga ada salahnya juga untuk melihat lihat link yang ini, untuk pemula

Didalamnya juga terdapat artikel artikel 'tips' dan petunjuk 'bagaimana cara' untuk beberapa kondisi fotografi tertentu
misalkan untuk:
foto pernikahan, foto kembang api, foto groups,
foto air terjun, foto landscape, foto urban, foto silluette,
foto candid, foto sunset dan lain lain.



Ada juga beberapa artikel mengenai Komposisi, Garis, Sudut dan bagaimana mendobrak aturan aturan mengenai Komposisi di link ini.


Bagi yang suka membandingkan peralatan dan diskusi mengenai peralatan fotografi dan kamera,
barangkali bisa juga membuka link tentang Kamera dan Peralatan.


Salah satu artikel yang menarik buat saya mengenai Lensa Lensa Canon dan Nikon favorite dari pengunjung web itu.


silakan dibaca baca, mudah mudahan bermanfaat dan bahasa inggrisnya tidak terlalu susah untuk dimengerti,


Tambahan Link dari mas Maulana N: untuk belajar lighting check disini www.studiolighting.net


Selengkapnya...

Cara meningkatkan traffic blog melalui SEO

Belajar SEO - Bagi sebagian blogger dan pebisnis Online, Search Engine Optimization selanjtnya saya singkat -SEO- sudah tidak asing ditelinga mereka. Berkat SEO mereka menjadi popular dan mendulang dollar. Tetapi, kebanyakan dari mereka hanya mengamalkan pelajaran dasar SEO.

Setelah saya membaca dari google, saya disini akan menerangkan bagaimana SEO sesungguhnya terutama bagi webmaster (walaupun blogger Pro bisa mengamalkannya juga).

Google memberi penjelasan yang sangat gamblang tentang SEO yang benar. Berikut adalah pelajaran yang saya dapat dari OM google:

Website kita sudah siap.
Website harus wajib dimiliki setiap webmaster (walaupun sekarang blog lebih trend), jika mau di Optimisasi, tentunya website kita sudah siap, dan jika sudah siap, lakukan langkah-langkah berikut :

1. Punya link dari website lain yang berhubungan dengan web kita.
Web kita harus melakukan link exchange (pertukaran link) terlebih dahulu dengan syarat web yang nge-link kita harus sama topiknya . Lalu
2. Daftarkan ke SE dalam ini google.
Daftarkan website atau blog kita ke http://www.google.com/addurl.html

3. Mendaftarkan sitemap ke Google webmaster tools
Untuk mendaftarkan sitemap ke google, kita harus mempunyai akun google dahulu. Google menggunakan sitemap untuk mempelajari struktur web kita. Termasuk link-link di dalamnya. (untuk sitemap saya akan mengulasnya di kemudian hari)
4. Pastikan bahwa website kita online
Maksud saya, terkadang kita menemui website yang sedang drop servernya. Pada saat drop itulah google akan mengklaim bahwa website kita tidak online. Saya sarankan untuk membeli hosting yang terpercaya untuk urusan web anda. Tapi kita juga perlu cek halaman satu persatu, kemungkinan ada yang tidak bisa diakses.
5. Submit web kita di Open Directory Project dan Yahoo!
Mensubmit website kita di open direktori seperti dmoz.org menurut saya sangatlah perlu. Terutama jika kita membuatnya dengan content bahasa inggriss. Btw, saya hampir tidak percaya, ternyata google masih bersahabat dengan kompetitornya yahoo! hehe.




Panduan mengenai design dan content
1. Buatlah website dengan hirarki dan link teks yang jelas. Setiap halaman harus bisa dijangkau dan tidak diperbolehkan dengan dinamik link. Contoh : www.iniaku.com/index.php?halaman=iniaku.
2. Sitemap yang kita buat harus berisi lirang 100 link. Yitu pada element URL disiniJika ingin belajar sitemap, saya sarankan kunjungi sitemap.org.
3. Buatlah website atau blog dengan content kita sendiri atau unik. Tidak boleh mencontoh apa lagi copy paste.
4. Berpikirlah sejenak mengenai user yang akan mengunjungi situs kita. Pikirkan kata yang menarik sehingga user pada saat mencari di SE sama dengan salah satu kata di content situs kita.
5. Gunakan lebih banyak teks untuk membuat content, link. Jangan gunakan gambar!!
6. Jika menggunakan gambar, gunakan attribut TITLE dan ALT untuk menjelaskan gambar tersebut.
7. Cek halaman anda terhadap link yang rusak.
8. Di setiap halaman saya sarankan untuk tidak menggunakan link melebihi 100. Itu akan merusak citra anda pada SE.
9. Jangan gunakan dinamik link "?" ( biasanya pada CMS joomla ). Hati2, kebanyakan webbot atau spider SE tidak men-crawl URL tersebut dengan baik, dibandingkan dengan link dengan jenis statik.
Pelajarilah dulu ke 15 tips yang saya anjurkan. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kita semua. Untuk bagian dua saya akan membahasnya dengan lebih terperinci dan mantab.


Selengkapnya...

Jeruk, Pisang dan Kunyit Dapat Mencegah Leukimia

Manfaat jeruk dan pisang - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa pemberian jeruk (orange) dan pisang (banana) secara rutin kepada bayi dapat mengurangi resiko leukimia (kanker darah) pada bayi. Hal yang sama juga untuk makanan yang mengandung kunyit (turmeric). Demikian menurut seorang ilmuwan terkemuka.

Anak-anak yang makan jeruk, jus jeruk dan pisang 4 sampai 6 kali dalam sepekan selama 2 tahun sejak bayi menunjukkan pengurangan resiko kanker itu.

“Penelitian kami unik, dan kami telah menjelaskan akan manfaat jeruk dan pisang untuk mengurangi resiko kanker,” kata Marylin Kwan, dari University of California, Berkely. Dia katakan,”Ada pengurangan resiko kanker sekitar 50%.”

Hasil penelitian ini disampaikan dalam konferens internasional tentang anak dan leukimia di London baru-baru ini.


Kwan dan kelompoknya melakukan penelitian pada 328 anak berumur di bawah 15 tahun penderita leukimia. Masing-masing orang tua dari anak mengisi angket tentang pola makan anaknya pada 2 tahun pertama ketika bayi.

Pada dua penelitian sebelumnya mengindikasikan bahwa makan makanan daging seperti hotdog atau snack daging meningkatkan resiko tumor otak, dan sebagian kecil leukimia.

Pisang dan jeruk dapat mencegah leukimia diperkirakan karena mengandung vitamin C yang merupakan antioksidan. Ini dapat mengurangi kerusakan DNA dan menghentikan proses tumbuhnya kanker. Pisang juga kaya akan kalium. Penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kalium dapat menstabilkan DNA dan mengurangi angka mutasi.

Selengkapnya...